Melanggar Grammar Dalam Menulis, Kenapa Tidak?

Tuesday, December 16th, 2014 - Grammar, Menulis
Tips menulis dalam bahasa inggris

Tips menulis dalam bahasa inggris

Masih tertarik untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menulis dalam bahasa Inggris? Coba saja satu tips menulis dalam bahasa Inggris satu ini, cobalah untuk melanggar grammar. Ide satu ini bukan sekedar isapan jempol karena bahkan sudah disarankan berulang kali oleh pakar penulis baik di dunia publishing, penulis fiksi hingga pakar blogging internasional.

Bahasa Grammar dengan tata bahasa baku baik itu dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris, memang memiliki kelemahan. Utamanya karena bahasa baku selalu memberi kesan kaku dan memberi efek membosankan dan sulit dipahami bagi pembaca.

Masih tertarik untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menulis dalam bahasa Inggris? Coba saja satu tips menulis dalam bahasa Inggris satu ini, cobalah untuk melanggar grammar. Ide satu ini bukan sekedar isapan jempol karena bahkan sudah disarankan berulang kali oleh pakar penulis baik di dunia publishing, penulis fiksi hingga pakar blogging internasional.

Bahasa Grammar dengan tata bahasa baku baik itu dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris, memang memiliki kelemahan. Utamanya karena bahasa baku selalu memberi kesan kaku dan memberi efek membosankan dan sulit dipahami bagi pembaca.

Karena itu, demi bisa memudahkan pembaca memahami konsep yang Anda sampaikan pada pembaca, tidak ada salahnya membuat tata bahasa Anda lebih santai dengan rangkaian kata yang lebih luwes. Tentu saja secara keseluruhan kata baku tetap Anda gunakan namun dengan susunan yang tidak mutlak sebagaimana tata bahasa baku.

Dan pada tips dalam menulis bahasa Inggris kali ini, berikut beberapa poin pelanggaran grammar yang mungkin masih leluasa untuk Anda lakukan :

1. Berkreasi dengan kata infinitive

Anda sudah tau kan apa itu kata infinitive? Kata dengan konsep [to –verb] ini lebih berfungsi sebagai kata benda atau kata keterangan yang terbentuk dari pengembangan kata kerja. Tetapi kenapa harus terpaku dengan itu? Mungkin penggemar startrek pernah mendengar kata awal dari film ini yang terkenal “to boldy go where no one has gone before”.

2. Kata Preposition sebagai kata akhir

Sudah paham dengan kata Preposition kan? Bagaimana kalau kata depan jadi kata akhir? Jelas sebuah pelanggaran grammar, tetapi kalau itu demi keluwesan kalimat rasanya tidak akan adan hukuman untuk itu. Siapa sangka kata-kata seperti “I spend my day time for work and rest for the last under” terasa lebih dalam dan menyentuh bagi pembaca.

3. Mulai kalimat dengan kata Conjunction

Kalau Anda sudah berkreasi dengan kata infinitive dan kata preposition, sekarang saatnya bermain-main dengan kata Conjunction. Si kata sambung ini bisa saja Anda pasang di awal kata dan justru memberi rasa khusus pada pembaca. Misalkan saja pada kata “As you know how hard she study, you try hard to give her your support”. Coba saja kalimat tadi Anda balik dan Anda akan mendapatkan rasa yang berbeda meski dalam makna kata yang sama.

4. Bermain dengan persamaan kata

Kadang meski sebagai persamaan kata, sebuah kata secara baku tidak bisa menjadi substitusi dari kata yang lain begitu saja. Tapi tidak berlaku demikian bila Anda bermain di ranah non baku kan? Kenapa tidak mencoba mencari persamaan kata yang meski secara baku tidak tepat, tetapi menjadi tepat dari sisi rasa dan pemaknaan. Misalkan penggunaan kata while dan though atau kata since dengan because.

Masih banyak lagi pelanggaran grammar yang justru dianggap kreativitas yang syah untuk penulisan Anda. Meski harus kami akui tips menulis bahasa Inggris kami kali ini mungkin sedikit tidak konvensional, tetapi percayalah, di sinilah justru seni dari menulis, karena menjadi baku selalu akan berakhir pada kebosanan. Bahkan konsep pelanggaran grammar sudah banyak di kenal dalam model penulisan modern masa kini dan tidak ada salahnya kan Anda coba? Sebagaimana salah satu tips menulis bahasa Inggris yang menjadi semacam quote dari seorang penulis terkenal Anne Mulligan, “Learn the rules of good writing… then learn when and how to break them”.

Share this:

Advertisement
Melanggar Grammar Dalam Menulis, Kenapa Tidak? | admin | 4.5
Leave a Reply